Showing posts with label Books. Show all posts
Showing posts with label Books. Show all posts

Tuesday, March 31, 2015

Rectoverso - Dewi Lestari

"Aku sampai dibagian bahwa aku telah jatuh cinta. Namun orang itu hanya mampu kugapai sebatas punggung saja. Seseorang yang cuma sanggup kuhayati bayangnya dan tak akan pernah kumiliki keutuhannya. Seseorang yang hadir sekelebat bagai bintang jatuh yang lenyap keluar dari bingkai mata sebelum tangan ini sempat mengejar. Seseorang yang hanya bisa kukirimi isyarat sehalus udara, langit, awan, atau hujan. Seseorang yang selamanya harus dibiarkan berupa punggung karena kalau sampai ia berbalik niscaya hatiku hangus oleh cinta dan siksa."

Saturday, July 20, 2013

To Kill A Mockingbird

 versi yang saya baca

 cover-cover To Kill A Mockingbird dan masih banyak lagi
benar-benar sudah menjadi novel abadi :")

Saya kenal buku ini dari film. Rata-rata film bertema sekolahan yang saya nonton pasti ada adegan siswa yang lagi baca atau sekedar memegang buku ini. Saya jadi penasaran.. sepertinya buku ini menjadi literatur di Amerika sana. Waktu ke Mizan Book Fair kemarin, eh...ketemu deh.. beli deh.. baca deh..

Jawabannya? iya, buku ini pantas. Pantas jadi salah satu literatur. Pantas jadi buku salah satu buku terbaik sepanjang masa. Pantas mendapatkan predikat yang disandangnya sekarang. Saya suka. Suka semuanya. Suka semua karakternya. Suka alur ceritanya. Suka penceritaannya. Suka terjemahannya. padahal awalnya saya sempat skeptis karena latarbelakang buku ini sebagai buku klasik. Tapi, jangan. jangan pernah ragu untuk memulai membaca buku yang satu ini. Kalau saya boleh memakai kata "indah" untuk penggambarannya, sejuta saya berikan.

Ceritanya mengenai kehidupan 1930 dari sudut pandang seorang anak kecil bernama Scout (dia ini cewek) yang tinggal di salah satu daerah di Alabama, Maycomb. Scout, Jem (kakaknya), dan Atticus Finch (ayahnya), hidup bertiga, damai dengan didikan Atticus. Ada juga Calpurnia, seorang negro yang menjadi pembantu rumah tangga setia keluarga Finch. Konflik utamanya adalah, Atticus yang seorang pengacara ditunjuk untuk membela Tom Robbinson, negro yang dituduh menodai anak keluarga Ewell yang terkenal bebal bahkan kerap disebut sampah masyarakat. 

Sejujurnya, saya tahu kok tentang isu perbedaan warna kulit disana. Saya belajar tentang (alm.) Nelson Mandella sejak Sekolah Dasar (walau tidak banyak). Tapi, saya tidak pernah punya bayangan tentang bagaimana perlakuan orang kulit putih terhadap orang kulit hitam disana. pengalaman hidup di negara yang memiliki berbagai suku, ras, agama, dan budaya seperti Indonesia membuat saya tidak pernah berusaha membayangkannya. Saat membaca buku ini, saya baru sadar, orang-orang berkulit putih pada kenyataannya bahkan tidak menganggap orang kulit hitam itu ada, manusia, atau apalah. Mereka memperlakukan orang kulit hitam sebagai kasta terendah dalam kehidupan. Belum Atticus di pengadilan membela Tom, keluarga Atticus sudah diteror dengan berbagai gosip dan sebutan sana-sini. Lalu apakah Tom pantas dibela? Tom Robbinson justru adalah korban. Dia terjebak pada sikap baik hati dan rasa kasihannya. Dia terjebak oleh warna kulitnya. Apapun kebenarannya, dia bersalah. Tom adalah korban dari perilaku manusia yang menganggap diri mereka terhormat tapi tidak memperlakukan orang lain secara terhormat.  Bersalah karena dipandang salah. Tanpa memedulikan kebaikan hati mereka. Atticus diteror karena membela kebenaran. 

Belakangan, orang-orang cenderung membuat norma-nya sendiri. Membukukan hal yang dianggap benar dan salah menurut mereka sendiri.

"Kau tidak akan pernah mengetahui seseorang hingga kau melihat segala sesuatu dari sudut pandangnya... hingga kau menyusup ke balik kulitnya dan menjalani hidup dengan caranya" -- Harper Lee

"Penduduk Maycomb County baru memahami bahwa tak ada yang perlu ditakutkan selain ketakutan itu sendiri" -- Pg. 9

"Hanya karena kita telah tertindas selama seratus tahun sebelum kita mulai melawan, bukanlah alasan bagi kita untuk tidak berusaha menang" -- Pg. 152

"Orang yang berakal sehat, tak berbangga dengan bakatnya" -- Pg. 192

"Sebelum aku mampu hidup bersama orang lain, aku harus hidup dengan diriku sendiri. Satu hal yang tidak tunduk pada mayoritas adalah nurani seseorang" -- Pg. 211

"Kau boleh menembak burung bluejay sebanyak yang kau mau, kalau bisa kena, tetapi ingat, membunuh Mockingbird... itu dosa"

"Ayahmu benar. Mockingbird menyanyikan musik untuk kita nikmati, hanya itulah yang mereka lakukan. Mereka tidak memakan tanaman kebun orang, tidak bersarang di gudang jagung, mereka tidak melakukan apapun kecuali menyanyi dengan tulus untuk kita. Karena itulah, membunuh mockingbird itu dosa."

"Keberanian adalah saat kau tahu kau akan kalah, tapi tetap melakukannya." 
  
Orang-orang yang masih memiliki hati nurani, adalah mockingbird.  
Orang-orang yang hanya menjadi satu dari seribu. 

Ada banyak. banyak sekali quotes keren disini. akan tidak begitu menyenangkan jika saya tuliskan semuanya dalam postingan ini. maka saya akhiri dengan, BACA SEKARANG JUGA !

Thursday, June 27, 2013

Ketemu Agustinus Wibowo

Tanya saya, bagaimana rasanya ketemu langsung salah satu penulis yang kamu idolakan?

Jawabannya, bahagia tak terperih :’) 

Saat saya tweet ungkapan itu, teman saya bertanya, “bagaimana itu bahagia tidak terperih?” tidak tahu? Iya, begitulah rasa bahagianya... entah mesti diungkapkan seperti apa *teriak sambil gegulingan meluk buku bertanda tangan*

Hari itu, teman SD saya Octari Pratiwi Arif yang lama tak berjumpa ngetweet schedule MIWF2013. “Makassar International Writer Festival 2013”. Iseng, saya buka linknya dan mendapati salah satu penulis yang menjadi pembicara adalah........ 

AGUSTINUS WIBOWO 

Ya Allah, baru kemarin saya curhat (dalam hati dan diary) bagaimana rasanya ketemu kak Agustinus Wibowo ini dan secepat itu (re : sebulan) dijawab Allah :”). Belum bertemu saja, saya sudah ingin menangis bahagia. Kemudian, saya cari info kesana kemari dan akhirnya registrasilah saya ke salah satu acaranya, “Workshop Travel Writing” . Sebenarnya cukup banyak sesi yang dibawakan oleh kak AW di MIWF. Tapi, dasar saya #DutaMagerSedunia, saya datangnya baru hari kedua. Menyesalnya bukaaaaaan main ! ugh ! 

Tiba di Benteng Rotterdam, saya dan Tari mendapati tempat sepi yang hanya diisi beberapa orang yang menawarkan buku dan berbincang hangat (asik bahasanya). Ke Room I seperti yang tertulis dijadwal, tapi kok tidak ada tanda-tanda yaa? Heran. Kami akhirnya duduk galau cantik manis tenang di rumput museum sambil ngobrol. Jreng, kak AW lewat dengan ransel dan kemeja hitamnya. Saya senyam senyum. Dianya kok ke Room III ?????? Kami tanyalah ke panitianya, terus dia jawab, iya kok di Room I. Tidak percaya (hehe), kami mengecek Room III dan benar saja, ternyata ada perubahan ruangan. UGH ! untung belum mulai. Registrasi lagi, duduk galau cantik manis tenang lagi di kursi. Eh, ada orang minta tanda tangan, tanpa babibu ikutan deh hehehe... (minta ttd buku selimut debu, ditanyain nama, saya jawab emi, E M I) 

buku selimut debu yang ditandatangani pertama :3

Acara mulai..... 

Keliatan dong yaa apa isi workshopnya? Kalau mau tau lebih jelas let me know yaa.. ntar saya posting juga hehehe sekarang isinya cuman pure curhat soalnya. Maaf ya, muach. 

kak Agustinus Wibowo membawakan materi workshop

10 menit terakhir, kita dibagikan kertas dan diminta menuliskan satu paragraf saja cerita perjalanan tanpa memberitahukan tempatnya. Dengan sepenuh hati saya tulis. Selesai, ditanyain siapa yang mau naik membacakan ceritanya... peserta mengangkat tangan, membacakan cerita, dan kita kemudian ditanya tempat yang ada dalam cerita. Ada yang cerita puntondo, bantimurung, pantai losari, dll. Nah, yang bikin gatal buat naik baca juga itu karena setelahnya, tulisan kita akan dikomentari oleh kak AW. Diberi saran. Siapa yang nggak ileran cobak?! Yaudah deh... 

saya dan cerita satu paragraf saya (btw, bantetnya dirikuh T,T)

Angkat tangan. 

Saya naik membacakan, sukur orang-orang bisa nebak (kelewatan kalo nggak). Senangnya, tulisan saya dibilang sudah cukup bagus karena ada adegan dan deskripsi di dalamnya. Berbunga-bunga ya Allah... hahahahaha Selesai acara, kita dibolehkan foto-foto dan minta tanda tangan. Tari baek banget mau fotoin saya sama kak AW hihihi Alhamdulillah... tapi saya jadi nda enaklah ini soalnya, pas giliran saya fotoin tari sama kak AW, kameranya nda fokus karena tas saya kesenggol T.T maaf Tari :(

 
Karena memang impian saya mau beli titik nol (yang follow twitter saya mungkin tau *keseringan galau titik nol) tapi nda pernah kesampaian karena seharga dua buku hehe.. tapi, disana mumpung ada penulisnya, bisa minta tandatangan, secepat naga saya (ditemani Tari, baik banget :”)) capcus beli bukunya dan pergi lagi minta tanda tangannya. Pas minta, saya langsung bilang emi, terus kak AW bilang E M I ya, sambil senyum mengingat nama saya tadi waktu minta ttd selimut debu, aih :”) selesai itu, kak AW bilang “ditunggu ya tulisannya” Dengan semangat membara saya aminkan dalam hati. 

buku baru, fresh baru lepas dari kungkungan plastik langsung ditandatanganin :3

Terima kasih :”) Terima kasih karena doa yang begitu cepat terjawab ini, terima kasih MIWF, terima kasih Tari, dan terima kasih kak Agustinus Wibowo, untuk tulisan, ilmu, dan ceritanya.

Sunday, May 5, 2013

Asik Gratisan :3

Ayo ngaku yang tidak suka gratisan siapa? siapa? SIAPA?!
berhubung saya bukan lagi suka melainkan cinta gratisan, maka event giveaway hop dalam rangka merayakan ulang tahun @BBI_2011 yang kedua kemarin saya ikut ambil andil. tidak main-main. giveaway ini diselenggarakan oleh kurang lebih 40 blogger yang membagi-bagikan buku gratis. ASIK ! HORE ! MANSE !

maka dengan semangat juang melebihi pejuang, dari 40 blogger yang menyelenggarakan GA itu, sekitar 20an yang saya ikuti HAHAHAHAHA !!!!!!!! (heh, mukanya nggak usah lebay begitu deh bacanya. biasa aja. kata anak gaul WOLEEEES).

yaa... karena tahu bahwa sebagian BESAR gpemenang ini ditentukan oleh om random(dot)org jadi saya tidak begitu berharap ada yang kecantol satupun. TAPI ! apalah tujuan postingan ini jikalau tidak ada yang kecantol :3 . Tanggal 27 April yang notabene pengumuman GA ini, yaaa sedih juga sih, masa iya dari 20 bayangkan DUAPULUH tidak satupun yang menang. beberapa hari kemudian, saat mengecek email saya.. eh ada email dengan subject : Pemenang Giveaway :3 dan.. tadaaa~



ekhem... sejujurnya sih, saya pun lupa saya ikutan di giveaway hop mana saja :3. jadi, saya cek lagi hadiah buku apa dan apakah akhirnya om random itu memilih saya (karena jujur, sering ikut tapi tidak pernah dilirik si om. APAKAH SAYA KURANG CANTIK ? KURANG KEREN ? KURANG GAUL ? ATAU KURANG.... KURANG.... KURANG.... tinggi ? *yaoke nggak usah dijawab, saya tahu !). Lanjut. setelah saya cek, ternyata benar. TERNYATA BENAR. bukan om random yang memilih saya. bukan :'3 kak dela sendirilah yang memilih 4 orang yang memberikan ucapan ulang tahun paling KREATIF *EKHEM* ke BBI. dan yaaah... nggak sombong sih ya *angkat dagu* sayalah salah satu yang beruntung terpilih. (LIAT OM ! TANPA PENGARUH DARI OM SAYA BISA ! BISA !).

yaa... segitu aja sih. kangen nulis tentang daily life. nggak punya ide. apakah hidup saya se-kosong itu? hiks :"< bukannya kosong juga sih. lebih tepatnya nggak penting hahahahahuhuhuhu~ sudahlah. semakin tidak jelas nanti kita kemana-mana. dadamuachmuachmuach :******

P.S. makasih ya kak dela, tanpa kakak, saya nggak akan memenangkan satupun GA hop ini :3 

Saturday, April 20, 2013

Jeniusnya Hemingway


Hari itu, saya main ke salah satu situs yang wajib hukumnya saya kunjungi setiap hari, goodreads, saya scroll ke bawah meluhat recent updates dari teman-teman yang ada di goodreads. Sampai tiba-tiba mata saya tertuju pada satu update-an seseorang, sebut saja bu doktel ;). Setau saya (yang baru kenal dengan bu doktel ini) jaraaaang sekali yang namanya memberi rate 5 bintang untuk sebuah buku. Iya, 5 bintang tanpa babibu. Saya bacalah kemudia review itu tanpa melihat deskripsi buku itu. Judulnya,

For Sale : Baby Shoes, Never Worn
Oleh Ernest Hemingway

Di review itu dibilang, bahwa bu doktel ini juga bingung kenapa dia memberikan 5 bintang sementara karya itu bahkan bukan-buku-bukan-cerpen (pertanyaan pertama). Secara otomatis pertanyaan muncul, loh ini apa dong? Tapi tidak terpengaruh saya terus membacanya. Bu doktel ini juga sempat menanyakan pendapat orang-orang, apa kira-kira yang ada dipikiran orang-orang tentang cerita dari For Sale : Baby Shoes, Never Worn ini? Ada yang menjawab (seperti saya) bahwa anaknya meninggal :”(, ada juga yang menjawab mungkin orangtuanya kaya dan anaknya punya banyak sepatu jadi yang ini dijual, ada juga yang menjawab salah beli dll. Saya semakin penasaran kenapa bu doktel bertanya seperti itu yaa?

Berkali-kali bu doktel memuji hemingway sebagai jenius dan Cuma dia yang bisa melakukan hal seperti ini XD semakin tidak sabar, saya harus baca, pikir saya. Kemudian di akhir review dibilang, orang-orang yang mark as to read atau currently read this book itu punya sense of humor yang tinggi. Ini maksudnya apaa? Apa yang salah cobaa???

 Kemudian, sampai di kolom komen, ada orang yang menuliskan, orang yang mengupload buku ini, jail. Ada juga yang bilang, saya sudah berencana cari ebooknya. Loh? Memangnya nggak ada ebooknya? >____< daaan, komen terakhirlah yang membawa saya ketitik pencerahan. Dia katanya sempat memasukkan For Sale : Baby Shoes, Never Worn ini as to read nya karena tidak baca deskripsi. Maka saya pun meluncur ke deskripsi buku dan SUPER TRAP !!!!!

Jadi,  Hemingway pernah ditantang oleh temannya menulis cerita hanya dalam 6 kata dan jadilah For Sale : Baby Shoes, Never Worn ini XD. Ajaib kan??!!! Hanya dalam 6 kata saja, kalian bisa berimajinasi menciptakan cerita sendiri. Bukan Cuma satu, dua cerita tapi banyak yang bisa muncul. Bukan hal yang salah memang jika Hemingway disebut jenius untuk karya nya yang satu ini.

Thursday, April 11, 2013

City of Glass

Format : Paperback
Penerbit : Ufuk
Tebal : 752 Halaman
Rating : 5 / 5

City of Glass !!! yeeeeeyyy !!! dabestbukevaa~~~
Buku ini isinya seperti klimaks dari cerita. Saya pernah bilang kalau valentine adalah voldemort kan? Ternyata tidfak saya salah. Karenaaa~~~ di city of Fallen Angel tidak akan ada valentine lagi.
Kehadiran sebastian membuat saya menaruh harapan besar antara semoga sebastian adalah saudara clary yang sebenarnya dan semoga sebastian adalah pengganti jace di hati clary kalau memang jace benar-benar saudara clary. Saya semakin suka dengan sosok simon vampir ini. Bisa saya bayangkan perubahan cowok cupu menjadi awaw. Alec dan magnus bane (terutama magnus) hiiingggg~~ kenapa sosok2 cowok buatan clare ini bagus-bagus semua. Sekalinya jahat, beneran jahat hiiing~~~
Pokoknya, yang penasaran dengan semua permainan teka teki clare, disini terjawab deh. Tenaaaaang ! tidak akan adalagi rasa penasaran. Semuanya bener-bener clear. Ending buku ketiga ini justru menjadi awal baru dari serial ini <3 .="" p="">

“Pria itu hanya ingin tidak ketakutan, maka dia ketakutan. “ Pg. 383

P.S
Sejak baca city of glass ini, saya jadi menyadari satu hal....
Buku dengan tebal kurang lebih 700 halaman ini dengan sabar saya buka, baca, halaman per halaman, sepenasaran apapun itu karena cerita dan deskripsinya yang bagus (terjemahan) sedangkan buku seperti contohnya dvrtare dengan tebal yang seingat saya tidak lebih dari 400 halaman saya sama sekali tidak sabar dan langsung menuju ke halaman akhir untuk tahu bagaimana akhir cerita si cewek malu-malu –mau-nyebelin itu (no offense) .

Ciao. Love, Jace’s Love


City of Ashes

Format : Paperback
Penerbit : Ufuk
Tebal : 616 Halaman
Rating : 4 / 5
 
Entah itu disebut prolog atau bukan, diawal buku kedua ini saya agak kurang ngerti. Baru ngerti pas tau tujuan valentine manggil iblis agramon itu.
City of ashes ini berasa agak lambat. Baru setelah clary-jace dkk ketemu sama ratu peri saya bisa nggak berenti baca. Setelah itu melambat lagi dan semenjak penyerbuan terhadap maia dan luke wah, sudah tidak terbendung bacanya.
Valentine itu voldemort nya the mortal instruments. Karena dia selalu berhasil selamat dan masih saja menjadi musuh satu-satunya yang terkuat dan punya banyak pengikut disini.
Siapa yang tidak bisa mencintai jace? Ditambah lagi, kerapuhan jace bikin yang baca jadi pengen banget meluk dia. Apalagi kalau jace sudah ngerasa dia tidak tahu siapa dan dimana dia harus berada *lari-lari india narik jace ke rumah*
Karena saya terlalu lama memendam review nya jadi sudah agak lupa ceritanya, terlebih lagi dengan membaca city of glass membuat saya jadi lupa semuanya. Hiks, city of glass terlalu terlalu keren dan belum bisa move on sampe sekarang !


Thursday, February 28, 2013

Divergent #2 Insurgent

Format : Paperback
Tebal : 551 halaman
Penerbit : Mizan
Rating : 4 / 5
 
seperti tipikal dystopian lainnya, divergent series ini juga menjadikan buku pertama awal petualangan, buku kedua konflik, dan sepertinya buku ketiga akan menjawab semuanya. 
dan dibuku kedua ini, veronica roth masih menjadi kejam dengan pembunuhan dan sialnya pengkhianat yang tidak disangka-sangka.
 
dia. tapi. nggak. kakak. saya. percaya. tidak. ARGHH !!!!! *ngacak-ngacak rambut*
walaupun lebih suka divergent, tapi masih tetap banyak bagian yang buat saya tahan napas.

kadang kangeeeen banget sama four-tris yang lirik-lirikan daripada sayang-sayangan :|

kalo di divergent dibikin klepek-klepek sama four apalagi setelah membaca
Free Four: Tobias Told The Story, di insurgent saya bete ! ada orang se-keras-kepala dia UGH! malahan sempat nganggap peter keren (mungkin karena saking desperate nya sama four) tapi setelahnya saya nyesel kok.

"you die, i die" nya four kok jadi nggak sekeren itu pas dia bilang ke tris dua alasan kenapa four ke erudite *face palm*

padahal awalnya nggak mau baca sampe judulnya buku 3 keluar. tapi gimanaaa, penasaran. dan sekarang. setelah selesai. saya-mesti-nunggu. tidaaaaaaaaak.
 
 
 

Friday, February 15, 2013

City of Bones

Format : Paperback
Penerbit : Ufuk
Tebal : 668 Halaman
Rating : 5 / 5 

Clary dan sahabatnya simon, sedang menikmati suasana club saat itu. Tiba-tiba, clary melihat 3 orang membawa pisau mengejar seseorang berambut biru. Karena ingin menolong, Clary mengejar mereka dan menyuruh simon memanggil keamanan. Saat sampai di ruangan itu Clary melihat orang berambut biru itu ditusuk dan menghilang. Apa yang terjadi? Simon tiba di ruangan itu, dan bertanya mana orang-orang yang dimaksud Clary. Simon tidak melihat mereka. Pasti. Karena ketiga orang itu sedang cengar cengir di depan mereka. Siapa mereka?  Apa mereka? 


Clary marah pada ibunya karena merenggut liburan musim panasnya dan harus pergi ke pedesaan. Kenapa ibunya Jocelyn tiba-tiba bersikap seperti itu? Ia meninggalkan ibunya dan pergi ke cafe dngan simon. Disana, salah satu dari 3 orang yang ditemuinya tempo hari muncul lagi. Penasaran, clary mengejarnya.  Dia adalah shadowhunter. Pemburu bayangan, Jace. Membunuh iblis yang melakukan tindakan yang merusak dunia manusia.  Dan menurut Jace, hal yang aneh adalah Clary bisa melihatnya. Maka Jace di tugaskan Hodge (gurunya) untuk membawa Clary ke institut. Telepon Clary berdering, dan mendapati ibunya sedang dalam bahaya. Meninggalkan Jace sendiri, Clary melihat rumahnya porakporanda dan seorang monster.
Siapa Clary sebenarnyaaa??? ayok dibaca dibacaaa


Ehem, asal tahu sajaaaaaa..... Jace ini badboy yang lucu dan narsis. Gampang banget naksir sama dia muahahaha....

Anaknya baek banget lagi.
“Jalanlah lebih cepat, aku tak mau terus-terusan melihat ke belakang untuk memastikan tidak ada yang terjadi kepadamu.”--- Jace, Pg. 301
Jace, yang merasa dirinyalah yang harus bertanggung jawab pada Clary karena telah membawanya ke duania pemburu bayangan.

“Magnus menaikkan sebelah alisnya, Sial, satu lagi orang yang bisa menaikkan sebelah alisnya. “--- Clary, Pg. 312 (dan saya, Haloooow Clary, disini ada satu lagi loooh /nunjuk2 diri sendiri, ngacung-ngacung/)

Clary punya teori lucu tentang wajah-wajah rupawan vampir. “Mungkin mereka tidak mau mengubah orang jelek menjadi vampir. Atau mungkin orang jelek tidak mau saja hidup selamanya.” Pg. 378
Ending ceritanya unpredictable banget. Cassandra Clare ini tega ato gimana? Ini pertama kalinya saya baca buku seperti ini ~.~
Tapi kereeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeen !!!!!!!!!!!!!!!!!!


saya bawa buku ini ke kampus, baca samping wilda dan darni, dan bener-bener kayak gini jadinya :
 
 
 ngomong-ngomong tahun ini keluar tuh pelemnya :D. JACE OH JACE !!!

Wednesday, February 13, 2013

Wonder

Format : Paperback
Tebal : 430 Halaman
Penerbit : Atria
Rating : 5 / 5

PERINGATAN :
JANGAN MEMBACA BUKU INI DI TEMPAT-TEMPAT UMUM.

August adalah anak penderita kelainan Man-di-bu-lo-fa-ci-al Dy-sos-to-sis yang membuat wajahnya berbeda. Dia sudah mulai terbiasa dengan pandangan orang-orang saat melihatnya. Atau sedang mencoba. Via, kakaknya selalu menyayangi dan menjaga August. Dia juga mampu mengendalikan diri walaupun terkadang langsung melabrak orang-orang yang mentapa adiknya jijik atau ngeri. Ayah dan Ibunya adalah orangtua yang sangat, sangat, sangat, sangat menyayangi anak-anak mereka.

Suatu hari, ibunya memberitahu august bahwa dia akan disekolahkan di sekolah umum. August tidak mau, august bahkan sampai sekarang masih berusaha membuat dirinya tidak menyadari pandangan orang-orang kepadanya.


 “Hal paling hebat dari anak-anak yang sangat kecil adalah mereka tidak mengatakan sesuatu karena berusaha menyakiti perasaanmu meskipun kadang-kadang mereka memang mengatakan sesuatu yang menyakiti perasaanmu. Tetapi mereka tidak sungguh-sunggu mengerti apa yang mereka katakan. Namun, anak-anak yang sudah besar, mereka mengerti apa yang mereka katakan."-- Halaman 28

Tapi akhirnya august pun mengiyakan untuk bersekolah di sekolah yang dipimpim Mr. Tushman. Di sekolah, august diperkenalkan kepada Charlotte, Julian, dan Jack yang kemudian membawanya tour keliling sekolah. Ketiganya biasa saja dengan kondisi august walau august tau mereka diam-diam melirik ke wajahnya. Kemudian Julian bertanya kepada August tentang wajahnya dan meledeknya.

Saat di sekolah, Jack dan Summer menjadi sahabatnya, yang lainnya menganggap august aneh, wabah, dsb.Dan, siapa sangka Jack ternyata tidak senyaman itu berteman dengan August sampai akhirnya....

Duuuuh, bisa-bisa saya cerita sampe akhir buku ini.

Adalagi yang ingin saya perkenalkan. Mr. Browne. Guru bahasa inggris yang selalu memberikan pedoman kepada siswanya setiap bulan.

Pedoman september : saat diberi pilihan antara bersikap benar atau berbaik hati, pilih berbaik hati. --- Dr. Wayne W. Dyer

Pedoman oktober : tindakanmu adalah monumenmu.--- tulisan di sebuah makam mesir

Pedoman desember : audentes fortune iuvat (keberuntungan berpihak kepada pemberani).--- virgil

Pedoman Februari : lebih baik mengetahui beberapa pertanyaan daripada mengetahui semua jawaban.--- james thurber

Adalagi quote yang saya suka dari Justin (pacar Via)
“alam semesta menjaga makhluk ciptaan paling rapuh dengan berbagai cara yang tidak bisa kita lihat. Contohnya dengan orang tua yang memujamu secara membabi buta. Dan seorang kakak perempuan yang merasa bersalah karena bersifat manusiawi terhadapmu. Dan seorang anak bersuara berat yang ditinggalkan teman-temannya karenamu. Dan bahkan seorang cewek berambut pink yang membawa fotomu di dalam dompetnya. Mungkin memang sebuah lotere. Tapi pada akhirnya alam semesta membuatnya impas.

Saya sangat, sangat, sangat menyesal pernah meragukan keindahan buku ini. Ceritanya lebih dari indah. Lebih dari yang saya harapkan. Saya sampai harus diam-diam menghapus air mata saya saat membaca di tempat umum. Cerita pendek bersambung. Dari beberapa sudut pandang tokohnya. Favorit saya? Jack, Justin, Via, dan August tentu saja. Saya bisa menyayangi August dari mata teman dan keluarganya. Saya bisa menyayangi Jack dan lain-lain (tapi terutama Jack, entah kenapa saya sukaaaaa sekali penokohan dia) dari mata August. Penulisannya keren banget. Dude, kalian harus segera baca buku ini. Kalau saja saya bisa memberikan lebih dari yang saya bisa, saya akan dengan sangat, sangat, sangat senang memberikan semua bintang untuk buku ini. (ketularan cara nulis R.J. Palacio XD) saya sampai menangis seperti ini looooh~


Pedoman August Pullman : seharusnya semua orang mendapatkan sorak sorai penghormatan, setidaknya satu kali dalam hidupnya. Karena kita semua berhasil menghadapi dunia.

Friday, February 8, 2013

Vampire Academy Movie

HORRAAAAAAYYYYY !!!!
i'm freaking out right now because FINALLY we have VAMPIRE. ACADEMY. MOVIE !!!

 i just open a channel on youtube and read comment about vampire academy cast. no, wait. what ?! what ?! what ?! vampire academy cast ?!  REALLYYYY ???!!

so, i looking for the news and VOILA !! it really happen. really.

 i moved. cheers.. for us :")

but, here's the thing. there is NO ben barnes as dimitri belikov because it belongs to danila kozlovsky... YES.


i know honey, i am really frustrated too... and STILL HAPPY !! because finally i can watch it and do moreeeeee fangirling. just hope danila can say "ROZA" as hot as dimitri (on my mind) say it.
ah, i'm waiting for adrian, cristian and mason official cast XD




Sunday, February 3, 2013

Divergent #1

Format : Paperback
Tebal : 544 halaman
Penerbit : Mizan
Rating : 5 / 5

dan akhirnya... mari, kita sambut bersama *drumroll* DIVERGENT !!!!
hfff........
saya ini lagi mabok, mabok inisiasi. mabok faksi. mabok pokoknya mabok.
divergent ini bercerita tentang kehidupan setelah perang besar yang dibagi menjadi 5 faksi.

Abnegation adalah faksi yang rela membantu, saling membantu, dan menghilangkan segala keegoisan yang ada dalm diri manusia. semua orang dianggap sama dan memang sama mulai dari pakaian, makanan dan sebagainya. mereka rela membantu tanpa imbalan. untuk bercermin pun dilarang karena dianggap memuaskan diri sendiri. intinya faksi ini tidak mementingkan diri sendiri dan mendahulukan kepentingan orang lain. orang egois silahkan minggir.

Erudite, faksi yang dipenuhi orang-orang pintar. haus akan ilmu pengetahuan. berpakaian layaknya kutubuku dengan kacamata yang bertengger di hidung semua orang. erudite tidak menyukai abnegation karena mereka menganggap abnegation munafik. bukannya rela membantu, abnegation malah dianggap menimbun kekayaan sehingga faksi lain terlantar (fyi, pemerintahan banyak dipegang abnegation)

Candor, mewakili sifat kejujuran. yang boleh masuk disini hanya orang-orang jujur. saat ujian masuk inisiasi ini pun, kalian dianggap pantas bila memberitahukan semua kejujuran baik itu baik/buruk diri kalian maupun keluarga. intinya jujur deh.

Amity. faksi yang cinta damai. mereka yang tidak menyukai peperangan semua bergabung dengan faksi ini. mencari ketenangan, disinilah tempatnya.

Dauntless. faksi yang menganggap keberanian adalah kunci kehidupan. bagi mereka yang menyukai tantangan termasuk yang dapat merenggut nyawa, disini tempatnya. pulang pergi mereka harus lompat dari kereta yang berjalan cepat ke genteng rumah. menuju markas, mereka harus melompati gedung yang tidak terlihat dasarnya. tapi disini letak segala kebebasan.

Factionless adalah orang-orang yang tidak memiliki faksi karena gagal dalam ujian inisiasi. kebanyakan mereka adalah pengemis yang sering dibantu abnegation.

Tris, adalah seorang abnegation berumur 16 tahun yang akan melalui proses pemilihan. disana mereka akan melakukan simulasi dan mengetahui faksi mana yang cocok untuk mereka. setelah proses itu, ternyata Tris adalah seorang divergent. divergent adalah golongan orang-orang yang tidak memiliki sifat-sifat tertentu melainkan memiliki sifat beberapa faksi sekaligus. hal itu membahayakan, karena beberapa golongan menganggap divergent adalah pemberontak pengkhianat. golongan itu akan membunuh semua divergent yang mereka ketahui. lalu faksi apa yang dipilih tris agar selamat?

Saat itu, faksi dianggap lebih penting dari golongan darah (hayoooloooh mulai menjurus). tapi tris tidak ingin ayah dan ibunya kecewa. tris memilih............................................... dan bertemu dengan Four AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAARRGGGGGGHHHHHHHHHHHHHHHH......

udah ah, nggak sanggup lagi mau cerita. fournya muncul, jadi pengen nangis guling-guling. sedih dia cuma tokoh fiktif hahahaha..




Hex Hall #2 Demonglass

Format : Paperback
Tebal : 449 Halaman
Penerbit : Ufuk
Rating : 3 / 5

maaf. maaf. maaf.
maaf karena saya belum bisa melupakan Four saat seharusnya saya bersama Cal (atau sekarang Archer?)
maaf karena saya masih saja menginginkan Four saat di depan mata saya sudah ada Cal (atau sekarang Archer?)

STOP.

Sophie, hadir kembali di buku dua sebagai sosok yang patah hati. setelah mengetahui cowok yang ditaksirnya ternyata adalah musuhnya dia berusaha melupakan archer (atau sebenarnya tidak). ditemani Cal yang juga menarik perhatian sophie (malleeeeesin kalo tokoh ceweknya kayak gini), akhirnya sophie, cal, jenna, dan ayah sophie pun berangkat ke inggris dengan tujuan menyadarkan sophie bahwa tidak ada gunanya melakukan pemunahan. saat sampai disana, ternyata soph bertemu dengan demon lain, nick dan daisy. yang jadi pertanyaan, darimana asal mereka? siapa yang menciptakan mereka? iya, itu keyword untuk buku ini.

ingat cerita mengenai tunangan antara penyihir dan warlock? disini juga ketauan siapa yang menjadi pasangan sophie.

banyak yang bilang, sekali baca buku ini, nggak bakalan bisa berenti sampe bukunya tamat. saya kasih jawabannya. karena ending setiap bab dari buku ini selalu bikin penasaran makanya (untuk orang-orang yang punya kebiasaan menjanjikan dirinya berhenti membaca saat bab ini/itu selesai) cara itu tidak berhasil dan akan terus lanjut sampai bukunya tamat. untung halamannya nggak banyak dengan huruf yang besar-besar, jadi bacanya enak. tapi sayangnya, buat saya buku 2 ini terlalu gampang ketebak. hanya beberapa bagian saja yang buat saya nggak nyangka. masih seruan buku pertamanya sebenarnya. saya juga nggak suka sama soph yang iiiiiihhh mesti suka sama dua cowok gitu yaaaaa ?! *betek


mau curhat cerita
jadi kan buku ini saya baca setelah saya selesai membaca divergent. dan masalahnya adalah, divergent terlalu menguras seluruh perhatian saya sampai-sampai sedikit-sedikit saya membandingkan tokoh cal/archer dengan four hehehehe..... ya gitu deh pokoknya.

The Undomestic Goddess

Format : Paperback
Tebal : 560 Halaman
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Rating : 3 / 5

samantha adalah seorang pengacara sukses yang mempunyai tujuan menjadi rekanan senior di kantornya. dia sampai tidak pernah memedulikan kehidupan pribadinya. tinggal di lingkungan workaholic membuatnya semakin menjadi. bayangkan saya, saat ulangtahunnya yang seharusnya menyenangkan dirayakan bersama ibu yang seorang pengacara dan kakaknya yang pebisnis sukses malah menjadi perayaan ulangtahun ditemani 2 telepon yang bertengger di dekatnya masing-masing oleh ibi dan kakaknya yang ternyata tidak bisa menghadiri acara ut saat itu. tidak apa-apa.

karir samantha sukses. hingga saat hari penentuan rekanan yang sudah pasti jatuh pada sam. ternyata dia melakukan kesalahan kecil, bodoh, tapi fatal. dia pun melarikan diri entah kemana. merusak semua kehidupannya.

saat turun dari kereta-yang-membawanya-entah-kemana ia pun mencari tempat untuk membeli minuman. namun sayang tidak menemukannya. maka, sampailah ia ke rumah besar yang menerima kehadirannya dengan sangat baik. kebaikan itu ternyata didasarkan padaaa~ sang pemilik rumah mengira bahwa sam adalah pembantu baru yang telah dimintanya untuk datang. bagaimana ini? sam bahkan tidak tau caranya menyalakan oven apalagi membedakan sayur-sayuran.


kehidupan sam dibuat begitu menyenangkan sekaligus menyebalkan oleh sophie. saya benar-benar melihat sosok seorang wanita karir pada diri sam. semoga sam nggak nyesel aja dengan pilihannya hehehehehe *dikeplak nathaniel*  :p

Saturday, February 2, 2013

DHT

kenapa judulnya jadi kayak nama sirup khas makassar begitu ya?
pokoknya DHT itu singkatan dari judul buku yang saya baca belakangan ini hehehe
 
Rating :
Divergent #1  : 5 / 5
Hex Hall #2 Demon Glass : 3 / 5
The Undomestic Goddess : 3 / 5

sebenarnya lagi males ngeripiw.. tapi gimana... saya suka banget sama buku yang satu ini......
Four nya itu looh auch banget. apalagi abis baca "Free Four : Tobias Tells The Story" nggak tahan buat nggak suka sama ni anak. padahal setelah baca itu saya baca demon glass - buku keduanya hexhall - eeeeeh malah masih kebayang bayang four ooohhh Fourrrrrrr hahahaha

 

Thursday, January 24, 2013

Weird Things Customers Say in Bookshop

Format : E-Book
244 Pages
Rating : 3 / 5 

Buku ini berisi tentang percakapan baik itu sesama customer atau customer dan bookseller. Ada yang lucu, ada yang mengherankan, ada yang menjengkelkan.. yaaaa nggak nyangka aja percakapan seperti ini bisa terjadi di bookshop. Berlatar toko buku antik di UK, ternyata banyak juga pelanggan yang ajaib-ajaib. Antara percaya nggak percaya tapi apa salahnya dibaca.

BOOKSELLER: Can I help at all?
CUSTOMER: Yes, where’s your fiction section?
BOOKSELLER: It starts over on the far wall . Are you looking for anything in particular?
CUSTOMER: Yes, any books by Stefan Browning.
BOOKSELLER: I’m not familiar with him, what kind of books has he written?
CUSTOMER: I don’t know if he’s written any. You see, my name’s Stefan Browning, and I always like to go into bookshops to see if anyone with my
name has written a book.
BOOKSELLER: . . . right.
CUSTOMER: Because then I can buy it, you see, and carry it around with me and tell everyone that I’ve had a novel published. Then everyone will
think I’m really cool, don’t you think?
BOOKSELLER: . . .
 
WOMAN: Hi, where are your copies of Breaking Dawn? I can’t see any on the shelf.
BOOKSELLER: Sorry, I think we’ve sold out of the Twilight books; we’re waiting on more.
WOMAN: What?
BOOKSELLER: We should have some more in tomorrow.
WOMAN: But I need a copy now. I finished the third one last night.
BOOKSELLER: I’m sorry, I can’t help you.
WOMAN: No, you don’t understand, I’ve taken the whole day off work to read it.
BOOKSELLER: Erm . . .
WOMAN: I NEED TO KNOW WHAT HAPPENS! NOW!
BOOKSELLER: Erm . . .
WOMAN: Can you call your wholesaler and see if they can deliver this afternoon?
BOOKSELLER: They only—
WOMAN: And then I can wait here for them.
BOOKSELLER: I’m sorry, they only deliver in the morning.
WOMAN: BUT WHAT AM I SUPPOSED TO DO NOW?
BOOKSELLER: . . . we have many other books.
WOMAN (sniffs): Do any of those have Robert Pattinson in them?

(Customer comes into the shop with her five year old son)
CUSTOMER: Come on, Alfie, take your shoes off.
BOOKSELLER: It’s OK... you don’t have to take your shoes off to come into the bookshop.
CUSTOMER: Please don’t encourage him. I’m trying to train him to remember to take his shoes off in the house because we’ve got new carpets.
The more he does it, the more he’ll remember.

CUSTOMER: Do you have a copy of Jane Eyre?
BOOKSELLER: Actual y, I just sold that this morning, sorry!
CUSTOMER: Oh. Have you read it?
BOOKSELLER: Yes, it’s one of my favourite books.
CUSTOMER: Oh, great (sits down beside bookseller). Could you tell me all about it? I have to write an essay on it by tomorrow.

CUSTOMER: What books could I buy to make guests look at my bookshelf and think: ‘Wow, that guy’s intelligent’?


Wednesday, January 23, 2013

Vampire Academy #5 Spirit Bound

Akhirnya selesai juga baca buku 5 vampire academy ini. Untung ada ebooknya. Karena sebenarnya buku ke 5 dan ke 6 nya belum juga terbit di Indonesia sampai sekarang /matabelokepenerbit/
Buku ke 5 ini surga sekaligus neraka buat team adrian. Setelah di buku ke-4 rose menyuruh adrian buat essai kenapa rose harus jadian sama adrian, akhirnya mereka jadia deeeeh /menari-nari di bawah pohon durian/  yang penasaran kira-kira isi essai adrian apa aja, tenang aku kasih spoiler deh hihihi.

“I’ll give up cigarettes unless i really, really need one and i’ll unleash romantic sirprises every week, such as: an impromptu picnic, roses, or a trip to Paris—but not actually any of those things because now they’re not surprises.” --- Adrian Ivashkov

nah, setelah beberapa (entah bulan atau minggu) jadian, rose akhirnya dipertemukan keluarga adrian. (fyi, hubungan dhampir-moroi itu tabu banget di kalangan bangsawan). saat makan malam, orang tua adrian memperlakukan rose dengan sangat baik dan ramah (terutama ibu adrian). ibu adrian tidak mempermasalahkan hubungan mereka berdua karena menganggap adrian tidak akan menjalin hubungan serius dengan rose. sebenarnya, rose berpikir hal yang sama dengan ibunya. saat adrian pergi mengambil jaket yang ketinggalan, rose dan ibu adrian (Daniella Ivashkov) membicarakan hal-hal itu.. (maksudnya yang saya bilang tadi :D)

"but rose? while i'm fine with you two dating and being happy, please try not to break his heart too much when the times comes." --- Daniella Ivashkov 

Setelah pembicaraan rose di rusia mengenai cerita robert yang bisa mengembalikan strigoi menjadi normal dan hidup kembali, rose selalu memikirkannya. maka dia, lissa, dan eddie berusaha membebaskan victor dashkov dari penjara untuk bertemu dengan robert. rose dikejar waktu, dia setiap minggunya dikirimi surat oleh dimitri. alih-alih surat cinta, surat itu justru berisi ancaman atas apa yang sudah dilakukan rose pada dimitri. 

"There is  no place in this world you can hide from me, i'm watching you."--- Dimitri Belikov

saat akhirnya mereka berhasil bertemu dengan robet (setelah membebaskan viktor), tidak disangka mereka justru diserang dimitri. rose tidak ingin membunuh dimitri, tidak sekarang.......

saya nggak begitu suka rose di buku 5 ini. rose yang superior, rose yang selalu bertindak ceroboh, sekarang menjadi selalu ragu dan penuh pertimbangan. walaupun saya suka dimitri, tapi saya sayang adrian saya berharap dimitri kembali menjadi dhampir, tapi saya nggak sanggup liat adrian sedih dan sakit hati karena rose. rose terlalu susah move on. rose terlalu dibayang-bayangi dimitri sehingga saya merasa adrian ditelantarkan /nangis pukpuin adrian/ masih mau cerita tapi entar jadi kebanyakan gimana niiiiih??!!

RATING : 4.5 / 5

Sunday, January 20, 2013

Vampire Academy #4 Blood Promise

Terima kasih atas cerita indahnya Richelle Mead *peluk ketjup*. oh, dan aku masih membencimu karena menciptakan 2 tokoh utama cowok yang tidak bisa kupilih salah satunya :")
Bahkan dengan sosok dimitri yang seorang strigoi pun, dimitri masih menjadi pujaan. meskipun tidak sekuat pengaruh adrian dalam buku ini, mereka berdua tetap mejadi saingan memperebutkan hati saya /siapeeluoi/

buku empat menceritakan perjalanan rose, ketetapan hati rose untuk membunuh membebaskan dimitri dari kehidupan abadinya sebagai monster. sekalipun jauh, setiap minggu adrian masih sering datang ke dalam mimpi rose, memastikan rose masih hidup atau tidak.

"ketidakhadiran memperbesar rasa sayang rose, aku tak mau kau menyianyiakan kehadiranku" -- Adrian (halaman 65)

lumayan lama juga perjalanan rose. baru di halaman 312 mereka bertemu, rose dan dimitri, dimitri yang sama tapi berbeda. pertemuan pertama mereka membuat rose kaget, bingung, dan lengah hingga menyebabkannya disekap secara mewah oleh dimitri.

"Roza, kau melupakan pelajaran pertamaku, jangan ragu" -- Dimitri (halaman 314)

"Aku bahkan tidak bisa membedakan siang dan malam, waktuku dibagi menjadi dimitri dan tanpa dimitri." -- Rose (halaman 354)

tidak disangka dimitri memberi rose pilihan, memberikannya kehidupan abadi dan hidup selamanya dengan dimitri, atau mati. mengingat bella swan yang dengan lantangnya memberikan hidupnya bahkan memaksa maksa edward cullen melakukannya secepat mungkin, rose justru melakukan sebaliknya. menolak secara tegas. dimitri tidak menyerah. dia tau, dirinya adalah kelemahan sekaligus senjata yang ampuh untuk rose. maka dengan strigoinya meyakinkannya, dimitri memperlakukan rose dengan sangat sama. sama seperti dulu. kelemahan lain yang mesti dihadapi rose adalah gigitan vampir dimitri yang justru melemahkan fisik dan mentalnya. membuatnya tidak bisa berpikir jernih. sampai akhirnya, rose dngan sekuat tenaga menahan ketergantungannya atas gigitan vampir dan memasuki kepala lissa sahabatnya yang ternyata sedang dalam bahaya. barulah saat itu, akhirnya rose memutuskan melepaskan diri dari kebahagiaan semu yang ditawarkan dimitri. sekuat tenaga rose berusaha membebaskan diri dari rumah tempat ia disekap, dari sekumpulan strigoi, dan terutama dari dimitri.
saat mereka berdua akhirnya harus dihadapkan pada pertempuran hidup atau mati, rose mengancam akan bunuh diri dengan berdiri di birai jempatan yang dibawahnya dialiri sungai berarus deras. rose ingin membuktikan sesuatu,

Kenapa ? (Pertanyaan yang berulang kali ditanyakan rose pada dimitri, alasan dimitri ingin mengubah rose menjadi strigoi)
Karena aku menginginkanmu. (jawaban yang selalu sama yang diucapkan dimitri, setelah penjelasan panjang mengenai bagaimana mereka akan berkuasa dan menjadi sekutu yang tidak terkalahkan. sekutu)
Jawabannya salah. (jawab rose kemudian menjatuhkan diri ke sungai berarus deras itu). -- Halaman 480

Voice mail adrian : aku tau betapa menderitanya kau karena merindukan aku, tapi tinggalkan pesan, dan aku akan meringankan penderitaanmu secepat mungkin. 




RATING : 5 / 5



Wednesday, January 16, 2013

Vampire Academy #3 Shadow Kiss

Dari tiga buku VA yang kubaca sejauh ini, menurutku shadow kiss adalah yang terbaik. Sekali membaca tidak bisa berhenti sampai mendapatkan jawaban dari semua rasa penasaran. Mungkin juga karena di buku ini ada banyak interaksi anrata Roza dan Dimitri maupun Dhampir kecil (paling suka kalo adrian mulai memanggil rose dengan sebutan itu) dan Adrian.


Setelah pembunuhan strigoi yang dilakukan Rose di buku dua, Rose mulai mendapatkan kejadian-kejadian ganjal. Membuatnya merasa gila. Rose melihat sosok Mason, dalam wujud hantu.. di akademi. Karena seperti biasa, rose adalah gadis tangguh maka tidak ingin membebani orang lain dengan segala masalahnya. Sedangkan lissa...  disatu sisi, saya tidak suka dengan sikap rose yang membuat lissa sebagai mataharinya, mengorbankan segalanya bahkan hidupnya demi moroi itu. Tapi disisi lain, lissa sebenarnya tidak pernah terlibat, dia tidak tahu menahu tentang segala teori yang didapatkan rose. Jadi, saya tidak bisa menyalahkan si lissa juga yah.

selain cerita tentang rose dan "teori kegilaannya" itu, dibuku 3, secara mengejutkan strigoi mampu menembus pertahanan sihir akademi. mereka secara membabi buta menyerang akademi, sesaat setelah akhirnya dimitri dan rose merancang masa depan mereka dan berhenti membohongi perasaan masing-masing, pertahanan mereka runtuh. dimitri kemudian menyuruh rose untuk meminta bantuan sementara dimitri berusaha melawan sebanyak mungkin strigoi agar tidak masuk ke akademi. sukur Alhamdulillah mereka semua selamat. tapi sayang, ada beberapa moroi dan dhampir yang dibawa lari dan sepertinya dijadikan santapan oleh strigoi. maka, para dhampir pun menyusun rencana penyelamatan. membawa moroi dengan kekuatan sihir turut serta dalam misi itu. 

seru proses penyelamatannya, lebih seru lagi karena ternyata setelah proses penyelamatan itu, ada 1 dhampir dan 1 moroi yang dibawa pergi strigoi dan...... diubah menjadi strigoi *mulai nangis*

kalo di twilight sudah pasti saya berada di dalam team edward cullen (walaupun di new moon saya sempat suka sama jacob dan akhirnya yang saya benci malah bella). di seri VA ini, maf.. maaaaaf sekali, saya tidak bisa memutuskan salah satu diantara Dimitri atau Adrian (dan ngomong-ngomong saya suka Mason juga). Mereka berdua terlalu menyulitkan saya untuk memilih. saya tidak bisa tidak bisa tidak bisa. siapa pun yang akhirnya jadian sama rose, saya bahagia :")


quotes :
Adrian dan Dhampir Kecil
"I'm always crazy around you Rose. Here, I'm going to write an impromptu poem for you."
He tipped his head back and shouted to the sky:
"Rose is in red
But never in blue
Sharp as a thorn
Fights like one too." 

Dimitri dan Roza
"Did you mean it... that if Victor did tell...that you'd..." I couldn't finish. I couldn't bring myself to say the words have him killed.
"I don't have much influence in the upper levels of Moroi royalty, but I have plenty among the guardians who handle the dirty work in our world."
"You didn't answer the question. If you'd really do it."
"I'd do a lot of things to protect you, Roza." 

Bagian terpentingnya adalah aduuuh nggak enak malah spoiler gimana ya cara ceritanya? :(
langsung baca aja deeeeeh.

RATING : 5/ 5